FAKTUALNEWS.co.id *
ASAHAN
Tindakan tidak pantas disinyalir dilakukan oknum Manager Kebun PT.Gunung Melayu Asian Agri (CAT) Kebun Aek Tarum, DN kepada salah seorang karyawan kebun Zulfan Efendi.
Peristiwa dugaan penganiayaan dan penghinaan yang dilakukan oknum Manager Kebun DN terjadi pada 24 September 2026.
Saat itu karyawan kebun Zufan Efendi pulang ke rumahnya di Dusun X, Desa Batu Anam dengan tujuan makan siang. Namun selang beberapa saat Zulpan dipanggil DN untuk menghadapnya.
Kepada Wartawan,Senin (29/9/2026), Zulfan Efendi mengatakan, peristiwa yang menimpa dirinya tersebut terjadi pada 24 September 2026 sekira pukul 12.00 Siang saat dirinya pulang ke rumah untuk makan siang.
Menurut Zulpan sekira pukul 12.59, Manager Kebun DN menelepon dirinya seraya menanjakan, Zulfan berada dimana. Lantas Zulfan menjawab bahwa dirinya di rumah sedang makan siang. Ucapan Zulfan ditanggapi DN dengan mengatakan โenak kali kau hari gini udh makan, aku aja belum makan, ku tunggu kau di 35 cepat datang kemari,โ demikian diucapkan DN seperti yang ditirukan Zulpan kepada wartawan.
Mendengar ucapan DN sang Manager Kebun tersebut, lantas Zulfan bergegas datang ke lokasi yang dibilangnya. Sesampainya di lokasi (35) Darwin menanyakan kepada Zulfan mengapa pupuk belum diisi. Lantas Zulfan mengatakan Op 9 tidak dipupuk lagi. Lantas DN menanyakan, mana lagi yang belum aktif di papan bb, lantas dijawab Zulpan ada 4 lagi Pak, Blok A 12, A11 F, A11 C, A 11D.
Mendengar jawaban Zulfan, lantas Darwin berang dan mengeluarkan kalimat tak pantas, โba…i…bang….at..kauโ..Kalimat tak pantas yang itu tak disahuti Zulfan dan Zulfan diam aja. Karena tak dijawab Zulfan, lantas DN semakin geram dan mengatakan, ku pukul kau nanti. Saat Zulfan dicaci maki dan diancam akan dipukul, menurut Zulfan saat itu ada Mandor 1 Ilham dan Supir dan Sudarmono dan salah seorang Asisten.
Zulfan mengakui saat itu helm yang dikenakannya dikepala sempat ditokok dengan menggunakan tangan oleh DN beberapa kali.
Sementara terkait dengan kasus tersebut, istri korban dan korban Darwin mengatakan, jika karyawan salah tidak seyogyanya dihina atau dicaci maki serta dilakukan tindakan tidak menyenangkan, karena seperti Bapak Zulfan ujar istri korban bahwa dirinya sudah memiliki cucu, apa pantas seorang manager kebun memperlakukan seperti itu ? tanya Istri korban yang merasa tidak senang atas perlakuan Darwin Naibaho yang dinilainya tidak wajar sebagai Manager kebun dan telah menjatuhkan harga diri keluarganya.
Sementara sejumlah sumber warga setempat yang minta namanya tidak disebutkan meminta Dirut dan Pimpinan PT Asian Agri yang bergerak di bidang pengelolaan kelapa sawit ini agar turun melakukan evaluasi kepada Manager Kebun yang dinilai tidak mencerminkan sikap sebuah pimpinan di perusahaan tersebut.
Sampai dimana ujung kasus ini berlanjut ? Wartawan FaktualNews terus menjajakinya.<< Adi>>
Editor : Red





