*Supriadi Tampik Ucapan Tidak Bertanggaungjawab Pada Keluarga dan Sebut Mertua “Sutradara” Hancur Rumah Tangganya
FAKTUALNEWS.co.id *
ASAHAN
Dalam mengharungi bahtera rumah tangga tak ada satupun pasangan suami istri menginginkan sebuah perpisahan ataupun perceraian. Terlebih-lebih lagi saat pasangan tersebut telah dikarunia anak. Perceraian bukan lah solusi apa bila dalam menghadapi tantangan yang mana salah satunya faktore ekonomi.
Namun tak banyak juga perceraian kerap diakibatkan adanya pihak-pihak ketiga semisal turut campur tangannya Bapak dan Ibu Mertua dalam membina rumah tangga yang justru malah menjerumuskan ke jurang perpisahan atau perceraian.
Dengan langkah yang masih menyimpan harapan hubungan rumahtangga yang telah dibinanya yang kini berada ditepi jurang perceraian, pada Senin (10/11/2025),Supriadi (43) Warga Dusun I,Desa Mekar Sari,Kecamatan Pulau Rakyat,Kabupaten Asahan mendatangi Pengadilan Agama Kisaran di Jalan Jl. Jend. Ahmad Yani No.73, Sendang Sari, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Supriadi bapak dari 3 anak dari hasil pernikahannya dengan Sari Ranmadhani itu ingin memastikan dan meminta kepada Pengadilan Agama Kisaran agar dapat mengutamakan hati nurani dalam menangani masalah gugatan perceraian yang telah dilayangkan di PA Kisaran tersebut.
Bahkan, kedatangan Supriadi ke PA Kisaran juga membawa sejumlah barang bukti resi pengiriman uang kepada sang Istri tercinta saat dirinya bekerja merantau dan sekaligus untuk menampik tudingan yang berkembangan bahwa dirinya selama 1 tahun merantau (2024-2025) tidak menafkahi atau memberikan uang untuk anak dan istrinya.
Kepada Wartawan FaktualNews, Senin (10/11/2025) bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Supriadi menceritakan keluh kesah dan harapannya.
Dirinya tidak ikhas jika dikatakan bahwa selama ini dia lalai atau tidak pernah memberikan nafkah kepada anak dan istrinya,terlebih lagi saat pergi merantau yang disebut-sebut bahwa hal itulah yang menjadi gugatan cerai untuk dirinya.
Bahkan Supriadi dengan lugas mengatakan, semua itu tidak benar kalau saya lalai atau mentelantarkan anak dan istri saya dengan tidak memberikan nafkah. Namun karena pekerjaan saya serabutan maka nominal uang yang saya kirimkan untuk istri dan anak saya hanya sebatas kemampuan saya sesuai dengan pekerjaan serabutan yang saya jalankan, ujar Supriadi.
Supriadi juga menampik keras bahwa dirinya kabur dari rumah tidak tahu dimana rimbanya dan mentelantarkan anak istrinya. Semua tudingan yang ditujukan kepada dirinya dibantah keras oleh Supriadi dengan menunjukkan bukti-bukti resi pengiriman.
Ia menduga, turut campurnya ayah dan ibu mertua dari istri saya Sari Rahmadani lah yang memperuncing dan membuat rumahtangganya dijurang kehancuran. Bahkan Supriadi juga mengatakan selama ini hubungan rumahtangganya harmonis meski hanya hidup pas-pasan.
Bahkan dikatakannya bahwa Istrinya Sari Rahmadani diduga dipaksa untuk berpisah dengan dirinya dengan melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Kisaran dengan mengatakan dirinya tidak bertanggungjawab kepada keluarga.
Bahkan, Supriadi mengatakan sampai saat ini dia dan istrinya Sari Rahmadani masih berkomunikasi dengan baik dan masih saling mencintai.
Supriadi berharap kepada Pengadilan Agama Kisaran di Kabupaten Asahan dapat jeli menteliti dan mentelaah dengan baik terkait gugatan cerai yang dilayangkan terhadap dirinya. Ia juga memohon dan meminta kepada Ketua Pengadilan Agama Kisaran untuk dapat membatalkan permohonan gugatan perceraian yang dilayangkan untuk dirinya.
“Semoga dengan bukti-bukti resi pengiriman uang untuk istri dan anaknya yang telah diserahkan kepada Pengadilan Agama dapat menjadi pertimbangan gugatan perceraian tersebut,” ujar Supriadi seraya mengatakan tidak mengerti dengan tujuan mertuanya yakni Sul dan AB yang mendukung perceraian anaknya.
“Saya masih tetap akan mempertahankan rumah tangga saya karena saya masih sayang dan cinta kepada anak dan istri saya dan bertanggungjawab terhadap mereka,” ujar Supriadi yang kesal dengan kelakuan mertua yang diduga telah memaksa anaknya untuk bercerai dan mengajukan gugatan perceraian.
Bagaimana kisah ini selanjutnya ? Wartawan FaktualNews terus menjajakinya.*
Adi
Editor : Red






